MASIH DIBUKA PENDAFTARAN CALON SISWA  BARU Semua Jurusan Usia 17 s/d 27 Tahun
Segera Mendaftar di Wabside  Resmi Dari PSPP Penerbangan Yang Memiliki Tampilan ID CARD www.diklat-bandara.com Karena kuota calon siswa terbatas.
Klik “DAFTAR SEKARANG”
Hp/wa.  0853-6907-7918  –  0813-7323-4375

AVSEC merupakan orang-orang yang berperan besar dalam operasional bandara.Menghadapi berbagai macam orang dari negara yang berbeda membuat para AVSEC bandara punya standar prosedur operasional tertentu. Bandara itu sendiri juga punya peraturan, ketentuan, dan rahasia yang hanya diketahui para AVSEC saja.
  • Mereka melakukan scanner kepada calon penumpang

Beberapa bandara memiliki alat pemindai (scanner) khusus yang mewajibkan calon penumpang mengangkat tangannya ketika melintasi alat tersebut. Avsec bandara melakukan pengecekan melewati scanner tersebut. Alat pemindai ini sering dijuluki ‘naked scanner’.

 

  • Menganalisis perilaku orang

Di beberapa bandara, ada pegawai khusus yang disebut profiler. Mereka bertugas menganalisis mimik, gerak tubuh, dan perilaku untuk mendeteksi orang yang mencurigakan. Tugas mereka adalah memperhatikan tanda-tanda kecemasan non-verbal seperti menjilat bibir, gatal, atau, misalnya, celingak-celinguk.

Jika profiler melihat seseorang bertindak dengan cara aneh, mereka dapat memanggilnya untuk diperiksa. Di sana, para profiler berbicara dengan orang itu untuk mencari tahu lebih banyak tentang mereka. Orang-orang seperti itu bekerja di ruang utama (main hall) bandara dan di pemeriksaan paspor.  Pertanyaan umum yang ditanyakan adalah, “Apa tujuan kunjungan kamu?” yang dirancang untuk melihat reaksi seseorang.

 

  • AVSEC dapat melihat tingkat agresivitas seseorang

Di bandara-bandara besar, ada kamera khusus yang membantu melihat apakah seseorang sedang mabuk atau di bawah pengaruh obat-obatan. Beberapa kamera bahkan dapat menunjukkan tingkat agresivitas tertentu. Kamera mengirimkan informasi ke komputer dan dalam kasus-kasus tingkat agresif yang berbahaya (ketika seseorang terlihat merah), orang tersebut akan dihentikan oleh penjaga keamanan untuk melakukan pemeriksaan lebih mendetil.

  • Staf bandara tidak mengetahui lokasi koper atau tas bagasi

Sebagian besar dari kita pernah bertanya, “Apa yang terjadi pada bagasi saya dan mengapa selalu terlihat begitu kotor?” Sebenarnya, bagasi diurutkan secara otomatis: alat pemindai memindai barcode dan mengurutkan bagasi sesuai dengan tujuannya. Kadang-kadang, pemindai dapat mengirimkan barang ke negara yang salah jika seseorang lupa untuk merobek stiker bagasi yang lama.

 

  • AVSEC dibantu anjing pelacak untuk mengecek tas dan koper

Sebelum naik ke pesawat, bagasi melewati lima tingkat keamanan, dan satu di antaranya (selain pemindaian isi) termasuk diperiksa oleh anjing khusus yang dapat mengendus obat-obatan atau bahan kimia lainnya.

  • Bandara memiliki dapur yang memasak makanan secara terus menerus

Sebagian besar bandara dilengkapi dengan dapur raksasa tempat makanan untuk penumpang dimasak. Biasanya, dapur ini memasak makanan untuk berbagai maskapai yang berbeda. Dapur ini berjalan 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu karena makanan yang disajikan untuk penerbangan harus dimasak sekitar 6-10 jam sebelumnya.

  • AVSEC mengendalikan waktu kapan pesawat harus terbang dan parkir

Dispatcher atau petugas operator tidak hanya mengendalikan pesawat di langit seperti yang biasa ditampilkan dalam film. Namun, mereka juga mengontrol pergerakan pesawat di darat dan pencahayaan di landasan pacu. Satu petugas operator memiliki sekitar lima monitor, dan informasi tentang pesawat selalu berubah karena monitor-monitor tersebut menunjukkan kondisi cuaca dan informasi tentang pesawat lain.

 

  • AVSEC tahu apa yang kamu pegang atau sentuh

Kadang-kadang avsec bandara meminta para calon penumpang untuk menggosokkan tangan mereka pada sepotong kain sebelum memasukkannya ke dalam mesin khusus. Prosedur ini memang tampak menakutkan, tetapi sebenarnya tidak. Kamu hanya sedang diperiksa oleh mesin yang disebut ‘atomizer’.

Sebelum hari kerja dimulai, karyawan memasukkan sampel bahan kimia berbahaya ke dalam mesin, seperti obat-obatan atau bahan peledak. Mesin atomizer akan ‘menghafal’ baunya, dan ketika ada tangan seseorang yang tercium sesuatu seperti bahan kimia itu, maka mesin ini akan memberikan tanda bahaya.

Untuk menjadi seorang Avsec, harus dilihat secara signifikan background check-nya. Seperti apakah ada criminal record yang pernah dilakukan sebelumnya. Yang nanti akan ikut pendidikan kelembagaan training avsec yang sudah disertifikasi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Jadi persyaratannya itu harus dilalui, salah satu wadah/lembaga pelatihan diklat bandara yang telah berlisensi dan memiliki sertifikat penukung/penunjang pada saat perekrutan nanti yaitu PSPP Penerbangan (Pendidikan Staf Penerbangan dan Pramugari) memiliki akreditasi A dimana lembaga pelatihan ini telah mencetak banyak siswa alumni yang siap bekerja didunia penerbangan.

Share!

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *