Suka Duka Menjadi Petugas AVSEC Wanita

Suka Duka Menjadi Petugas AVSEC Wanita

Suka Duka Menjadi Petugas AVSEC Wanita

Sudah menjadi tugas seorang AVSEC (Aviation Security) untuk memberikan perlindungan terhadap penumpang, awak pesawat, pesawat terbang hingga menjamin keamanan dan keselamatan para penumpang. Selain hal itu, petugas AVSEC juga wajib memiliki sifat melayani pengguna jasa ercipta service excellent.yadi atau akrab disapa Ristin.

Ristin adalah koordinator AVSEC PT. Angkasa Pura II (Persero) di Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Ibu Ristin ini membawahi kurang lebih 150 petugas AVSEC. Bertugas menjadi AVSEC di Bandara tersibuk di Indonesia sudah ibu ini tekuni sejak tahun 2002 lalu. Disini ia berbagi suka duka menjadi AVSEC wanita yang bekerja di bandara Soetta.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Lisensi AVSEC Resmi

Perempuan yang berasal dari Desa Cukang Galih, Curug, Kabupaten Tangerang ini menempuh perjalanan kurang lebih satu jam untuk bertugas di Bandara Soetta. Menurutnya, pengalaman yang menyenangkan ia dapat bertemu banyak orang setiap hari untuk melayani dan memberikan keamanan serta kenyamanan hingga mereka naik ke pesawat.

Hal paling berkesan bagi Ristin ketika bekerja di Bandara Soetta sejauh ini adalah bisa bertemu dengan orang-orang penting dan juga para public figure. Dimana Ristin berkesempatan langsung untuk menangani tamu-tamu VIP di Soekarno-Hatta. Tentu tidak semua orang memiliki kesempatan dekat untuk para tamu VIP tersebut. Ia juga memaparkan betapa bahagianya menjadi salah satu AVSEC wanita yang mendapat kehormatan khusus untuk menunjukkan jika AVSEC wanita juga tangguh.

Meski menjadi AVSEC menjadi kebanggan baginya, tapi disisi lain ia harus rela membagi waktu bekerja dengan keluarga, terlebih bagi mereka yang sudah berkeluarga seperti Ristin. Pasalnya, bekerja sebagai AVSEC di bandara tersibuk membuatnya hampir tidak mengenal akhir pekan maupun hari libur nasional.

Disaat hari libur dimana orang-orang menghabiskan waktu dan berkumpul bersama keluarga, seorang AVSEC harus bekerja tanpa mengenal hari libur nasional. Meskipun ia sempat mengalami kesulitan, namun baginya waktu antara bekerja dan keluarga bukan menjadi sebuah hal yang berat. Berkat keluarga dirinya bisa menjadi wanita yang tangguh. Di kesempatan lain ketika Ristin mendapat waktu libur ia akan berusaha semaksimalkan waktu untuk menghabiskan waktunya di rumah bersama anak dan suaminya.

Itu tadi suka duka menjadi seorang AVSEC wanita di bandara besar di Indonesia. Meskipun menjadi seorang AVSEC wanita bukanlah hal yang mudah, tapi pasti jika kamu memiliki niat dan tekad yang kuat serta dukungan orang terdekat kamu mampu untuk menjalaninya.

Suka Duka Menjadi Petugas AVSEC Wanita

Menarik ya kisah yang dibagikan kak Ristin. Nah buat kamu para wanita yang ingin bekerja di bandara bisa banget mengikuti langkah kak Ristin untuk menjadi AVSEC. Langkah awal yang bisa kamu ambil yakni dengan mengikuti pelatihan dan pendidikan terlebih dahulu di sekolah AVSEC berlisensi resmi, seperti PSPP Penerbangan. Mengapa PSPP Penerbangan?

Informasi Formulir Pendaftaran PSPP Penerbangan

PSPP Penerbangan menjadi salah satu tempat pendidikan AVSEC di Indonesia yang memiliki ijin resmi untuk menyelenggarakan UJIAN NEGARA guna mendapat lisensi basic AVSEC dari izin dari Dirjen Perhubungan & Direktorat Keamanan Penerbangan. Segera yuk daftarin diri kamu di PSPP Penerbangan. Karna kuotanya terbatas lho. Informasi pendaftaran dan Konfirmasi Pendaftaran bisa langsung hubungi Call/WA Kak Sandy Ruswandi di 0813 7323 4375. Sekian informasi dari mimin, semoga bermanfaat ya buat kalian semua.

Share!

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *